Rabu, 21 Januari 2015, jamaah masjid Nurul Anwar
memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Maulid Nabi diadakan di halaman
masjid dengan pembacaan Sholawat Simtud Duror. Sebanyak 5000 jamaah hadir
mengikuti pengajian yang diisi oleh Habib Zein dari Kalisari. Kegiatan diisi
dengan pembacaan Sholawat Simtud Duror di awal acara dan kemudian dilanjutkan
dengan siraman rohani. Acara dimulai pukul 20.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB.
Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini berjalan dengan lancer karena
kebetulan pada malam dilaksanakannya kegiatan ini cuaca sedang pada kondisi
cerah.
Pada acara tersebut, hadir pula Kepala Kampung
Sendang Agung. Beliau menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada
panitia pengajian Maulid Nabi Muhammad
SAW dan juga memberikan pesan kepada warga kampung Sendang Agung untuk
berpaya merapikan halaman rumah dan juga pinggir jalan guna mengikuti lomba
desa tingkat Kabupaten Lampung Tengah. Beliau juga mengimbau masyarakat untuk
menanam tanaman sayur yang menghasilkan dalam jangka waktu 2-3 bulan. Hal ini
ditujukan untuk menghidupkan suasana desa yang unggul dalam pertanian dan
perkebunan. Pesan yang lain yang tak kala pentingnya adalah imbauan kepada
masyarakat untuk tetap hati-hati dan waspada menjaga ruah beserta harta
bendanya untuk menghondarkan dari kejahatan pencuri yang beberapa minggu lalu
marak terjadi di kecamatan lain.
Para jamaah terlihat antusias mengikuti acara
kegiatan tersebut, walaupun masih banyak jamaah yang belum begitu tahu dan
mengerti iringan nada Sholawat dan juga syair dari Sholawat Simtud Duror.
Walaupun masih ada beberapa yang terbata-bata untuk bersolawat karena tidak
hafal syairnya, hal tersebut tetap tidak mengurangi semangat masyarakat dalam
memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bahkan ada beberapa anak kecil
yang dengan semangatnya mengibar-ngibarkan bendera bertuliskan Nahdlatul Ulama.
Semoga dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bisa menambah kecintaan
kita kepada Rasul dan juga Ketaqwaan kita kepada Alloh SWT. Dan juga, semoga
nilai-nilai Nahdlatul Ulama tetap menjadi pegangan generasi-generasi penerus
yang akan memegang tongkat Estafet menghidupkan Islam dan memakmurkan negeri guna melestarikan
warisan Ahli Sunnah Wal Jama’ah di Nusantara.







0 komentar:
Posting Komentar